5 Alasan Belajar Bahasa Mandarin di Usia Dini adalah yang Terbaik

Published by chineserd on

Ibu dan Anak Belajar Online

Anak Belajar Online

Otak anak usia dini terus berkembang hingga 80% karena berada di fase pertumbuhan emas atau yang biasa dikenal dengan golden age. Pada masa ini, anak mengalami pertumbuhan yang pesat baik dari segi fisik, kognitif, maupun emosional. Tahap pertumbuhan anak di usia 0–2 tahun berfokus pada sensori-motor, di mana kemampuan anak menggunakan kelima indera terasah untuk mengenal lingkungan. Sementara itu, pada tahap kedua, di usia 2–7 tahun, anak sudah mulai berbahasa dengan baik, tetapi masih bersifat egosentris.

Orang tua sebaiknya memanfaatkan masa-masa ini sebagai waktu terbaik anak untuk belajar bahasa Mandarin. Anak perlu aktif menerima rangsangan sejak usia dini untuk memperbanyak dan memperkuat kosakata dalam berbicara melalui bermain, bernyanyi, mengobrol, hingga membaca buku. Banyak penelitian yang juga menyebutkan bahwa untuk hasil terbaik, seorang anak sebaiknya diperkenalkan sedini mungkin dengan bahasa baru. Berikut ini lima alasan lainnya mengapa anak sebaiknya mulai belajar bahasa Mandarin di usia dini. Yuk, scroll ke bawah!

1. Pelafalan Lebih Baik

Berdasarkan penelitian dari Ghasemi dan Hashemi, anak yang dikenalkan dengan bahasa baru di usia dini memiliki hasil pembelajaran yang lebih optimal. Hal ini karena anak-anak yang belajar bahasa sedini mungkin bisa menyerap informasi lebih cepat, mengingat lebih lama, dan memiliki pelafalan yang mendekati penutur asli (native speaker). Penelitian ini juga didukung oleh Birdsong (1992), McDonald (2006), dan DeKeyser & Larson-Hall (2005), yang membuktikan bahwa anak-anak memiliki kemampuan belajar bahasa yang lebih baik dibandingkan remaja atau orang dewasa.

Sebuah teori bernama Critical Period Hypothesis juga menyebutkan bahwa tahun-tahun pertama anak adalah masa kritis dalam menguasai suatu bahasa. Sehingga, jika anak belajar bahasa Mandarin sebelum pubertas, maka anak bisa mencapai tingkat kefasihan yang lebih baik dibandingkan jika belajar setelah masa ini.

Selain itu, pengenalan bahasa Mandarin sejak dini juga membuat anak lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum. Semakin sering anak mendengar dan melafalkan kata-kata dalam bahasa Mandarin, semakin terbiasa pula mereka dalam menggunakan bahasa tersebut tanpa rasa malu.

2. Mengasah Kemampuan Kognitif

Ada banyak manfaat belajar bahasa Mandarin di usia dini, termasuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Berdasarkan studi oleh seorang dosen di Edinburgh, orang dewasa yang menguasai dua bahasa memiliki performa yang lebih baik pada tes perhatian berkat kemampuan konsentrasi yang tinggi dibandingkan orang yang berbicara satu bahasa. Keunggulan yang paling menonjol dari orang yang menguasai bahasa asing tersebut terlihat dari kecerdasan umum dan kemampuan membaca.

Kemudian, sebuah studi di Italia menemukan bahwa bayi berusia tujuh bulan memiliki peningkatan kemampuan kontrol kognitif lebih baik karena terpapar oleh dua bahasa sejak lahir. Sementara itu, bayi yang sama tanpa terpapar bahasa asing tidak mengalami peningkatan serupa.

Belajar bahasa Mandarin di usia dini memang terdengar sulit, tapi justru hal inilah yang membuat kemampuan kognitif anak menjadi lebih terasah. Bahasa Mandarin memiliki karakter huruf yang berbeda dari alfabet pada umumnya, sehingga anak harus menggunakan daya ingat lebih tinggi untuk menghafal setiap karakternya. Proses ini secara tidak langsung melatih anak untuk memiliki fokus dan daya ingat yang lebih kuat.

Selain mempertajam kemampuan berpikir, belajar bahasa Mandarin juga membuat anak menjadi lebih kreatif. Karena saat mencoba memahami arti dari suatu bahasa, maka mereka akan berusaha mencari padanan serta makna yang tepat. Hal ini membuat mereka terbiasa untuk berpikir kreatif dan kritis.

3. Lebih Unggul dari Teman Sebaya

Tidak bisa dipungkiri lagi kalau era semakin maju dan persaingan semakin ketat. Dengan belajar bahasa Mandarin, anak dapat menonjol di tengah persaingan yang ketat. Banyak yang mengira bahwa kursus bahasa Inggris saja sudah cukup karena bahasa tersebut merupakan bahasa internasional. Meski begitu, saat ini hampir semua anak belajar bahasa Inggris sehingga bahasa tersebut jadi terlalu umum dikuasai dan kehilangan nilai jual.

Maka dari itu, untuk membuat anak menonjol di masa depan, sebaiknya diajarkan bahasa Mandarin sejak dini agar value-nya bertambah. Bahasa Mandarin merupakan bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, sehingga memiliki kemampuan ini bisa menjadi nilai tambah yang sangat berharga.

Dengan memiliki kemampuan berbahasa Mandarin, di masa depan anak akan menjadi incaran banyak perusahaan karena kelangkaan dari orang yang bisa bahasa tersebut. Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa seseorang yang bisa berbahasa Mandarin akan diberi penghargaan lebih tinggi, misalnya gaji yang mencapai dua digit.

4. Memperkaya Pengetahuan Budaya

Belajar bahasa Mandarin juga satu paket dengan belajar budaya dari negara China, sehingga bisa meningkatkan pemahaman anak tentang berbagai nilai budaya. Apalagi negara China sendiri terkenal sebagai negara yang sangat maju dibandingkan negara lainnya di Asia. Dengan begitu, ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari mempelajari budaya China.

Misalnya tentang bagaimana para masyarakat di China sangat bekerja keras saat bekerja hingga belajar tata krama dan sopan santun ala masyarakat China. Selain itu, anak juga bisa belajar menghargai keragaman budaya negara China seperti festival hari raya, makanan khas, hingga peninggalan bersejarah. Ketika sejak dini anak sudah terpapar keberagaman budaya, maka rasa toleransi dan empati anak bisa ikut berkembang.

Belajar bahasa Mandarin sejak dini tidak hanya memberikan manfaat akademis, tapi juga mengasah soft skill yang penting untuk investasi di masa depan. Anak yang terbiasa dengan bahasa dan budaya yang berbeda cenderung lebih mudah beradaptasi di lingkungan baru dan memiliki perspektif yang lebih luas.

5. Peran Orang Tua

Belajar bahasa Mandarin untuk anak di usia dini merupakan tantangan yang sulit mengingat bahasa tersebut terkenal memiliki tingkat kesulitan tinggi di antara bahasa lainnya. Meski begitu, hal ini tidak bisa dijadikan hambatan untuk tidak belajar bahasa Mandarin mengingat kemampuan tersebut merupakan investasi paling berharga dan berdampak bagi masa depan anak yang lebih cerah.

Untungnya, berdasarkan penelitian yang disebutkan di atas, anak usia dini sangat cocok untuk dikenalkan dengan bahasa asing. Karena usia tersebut termasuk masa keemasan perkembangan otak anak yang sebaiknya tidak dilewatkan oleh orang tua.

Karena belajar di usia dini merupakan hal yang cukup berat bagi anak, maka orang tua perlu memberikan pendampingan dan memberi dorongan yang tepat. Beberapa di antaranya adalah dengan memberikan sikap penuh kasih sayang, rutin membangun koneksi dengan aktif berkomunikasi, serta merencanakan rutinitas menyenangkan untuk anak. Selain itu, orang tua sebaiknya membantu memberi stimulasi belajar bahasa Mandarin lewat bacaan atau tontonan yang menyenangkan.

Orang tua harus mampu menciptakan mindset bahwa belajar bahasa Mandarin adalah hal yang menyenangkan. Maka dari itu, kursus online ChineseRd mampu membantu orang tua dalam menyediakan pembelajaran menyenangkan yang sesuai dengan minat anak. Proses pembelajaran yang fun dengan games serta bernyanyi bersama membuat anak betah dan nyaman mengikuti proses pembelajaran.

Selain itu, kehadiran guru yang sudah berpengalaman mengajar bertahun-tahun juga menjadi keunggulan ChineseRd karena membuat proses belajar lebih efektif dan efisien berkat kemampuan mengajar yang sudah terbukti. Tidak hanya menyediakan platform belajar menyenangkan, ChineseRd juga memberikan solusi praktis untuk orang tua melakukan evaluasi proses pembelajaran anak melalui handphone. Sehingga orang tua tidak perlu repot meninggalkan rumah maupun pekerjaan untuk mendampingi anak.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai belajar bahasa Mandarin sekarang di ChineseRd!


5 Alasan Belajar Bahasa Mandarin di Usia Dini adalah yang Terbaik

Categories: BLOG