Kunjungan Eksklusif Universitas Dian Nuswantoro Indonesia ke ChineseRd: Implementasi Kurikulum Bahasa Mandarin dan Upaya Mencetak Talenta Kelas Internasional

Published by chineserd on

chineserd dan udinus

Pada 28 November, Prof. Pulung Nurtantio dari Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang beserta delegasi melakukan kunjungan khusus ke ChineseRd. Rombongan disambut hangat oleh tim ChineseRd dan mendapatkan pendampingan penuh selama kunjungan berlangsung. Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia, UDINUS memiliki lebih dari 15.000 mahasiswa aktif dan lebih dari 1.000 tenaga pendidik, serta menaungi 6 fakultas dengan 24 program studi. Dalam pemeringkatan inovasi oleh Scimago Institutions Rankings, UDINUS menempati posisi tiga besar di Indonesia serta masuk jajaran pemeringkatan elit di QS Asia dan ASEAN.

Salah satu capaian inti dari kunjungan ini adalah kesepakatan bahwa ChineseRd akan mengembangkan program Bahasa Mandarin berbasis SKS bagi UDINUS melalui model pembelajaran inovatif “online + AI”. Program ini dirancang agar dapat diakui dalam kurikulum akademik di UDINUS. Program tersebut merupakan sebuah terobosan penting, karena untuk pertama kalinya diterapkan di perguruan tinggi swasta di Indonesia.

ChineseRd Menjadi Penghubung, Tiga Pihak Bahas Integrasi Pendidikan dan Industri

Dengan didampingi Chairman ChineseRd, Bapak Guo Xinlin, serta CEO ChineseRd, Bapak Yao Kai, delegasi UDINUS mengawali kunjungan ke Universitas Shenzhen Institute of Information Technology (SIIT), khususnya Fakultas Mikroelektronika. Dalam kesempatan ini, ChineseRd memaksimalkan perannya sebagai penghubung strategis untuk mendorong diskusi tiga pihak terkait pengembangan talenta internasional “Bahasa Mandarin + Keahlian Vokasi”, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi pembangunan kurikulum.

Dalam sesi diskusi, Wakil Rektor SIIT, Ibu Zhou Yanbing, bersama Dekan Fakultas Pertukaran Internasional, Bapak Zhang Yunsheng, memaparkan capaian akademik mereka dalam bidang manufaktur cerdas dan desain chip. ChineseRd kemudian menekankan nilai strategisnya sebagai jembatan antara institusi vokasi Tiongkok dan universitas luar negeri tidak hanya melalui pendidikan bahasa, tetapi juga dengan membangun sistem pembinaan talenta terpadu yang menggabungkan “teknologi, bahasa, dan budaya”, sehingga membuka jalur cepat bagi mahasiswa Indonesia untuk mengakses peluang magang dan karier di perusahaan Tiongkok.

Diskusi Intensif di Kantor Pusat ChineseRd: Penetapan Arah Kerja Sama Program SKS

Pada sesi siang hari, delegasi UDINUS bertolak ke kantor pusat ChineseRd di Shenzhen untuk melakukan pembahasan teknis mengenai pembangunan kurikulum Bahasa Mandarin berbasis SKS. Chairman Guo Xinlin dan CEO Yao Kai memaparkan secara komprehensif kerangka desain kurikulum berbasis model “online + AI”. Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran tidak dibatasi ruang dan waktu, serta mampu mencapai skala besar tanpa menghilangkan personalisasi bagi setiap peserta. Seluruh rangkaian pembelajaran akan diintegrasikan langsung ke dalam sistem kredit di UDINUS, sehingga mahasiswa dapat memperoleh SKS resmi yang tercantum dalam transkrip akademik.

Prof. Pulung Nurtantio memberikan apresiasi tinggi terhadap model tersebut. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya melampaui batasan metode pengajaran konvensional dan dapat menekan prosedur serta biaya bagi universitas luar negeri dalam membuka program Mandarin, tetapi juga secara signifikan meningkatkan efisiensi pembentukan talenta berbahasa Mandarin yang dibutuhkan dunia industri. Diskusi kemudian berlanjut pada penguatan arah kerja sama kurikulum, meliputi:

  1. Model pengajaran bertingkat, dimana ChineseRd akan merancang skema pembelajaran berbeda bagi mahasiswa reguler UDINUS dan peserta dari kalangan umum.
  2. Program “Bahasa Mandarin + Karier”, dimana Prof. Pulung menilai pentingnya model pengembangan talenta kelas internasional bersama ChineseRd. Program Bahasa Mandarin di Perguruan Tinggi dapat membantu mahasiswa untuk berkarier di Perusahaan Tiongkok. Hal ini berguna sebagai upaya peningkatan kualitas mahasiswa dan generasi muda Indonesia di level internasional.

Terkait mekanisme kerja sama jangka panjang, kedua pihak sepakat untuk membangun kerangka kolaborasi berkelanjutan guna mempercepat realisasi program SKS ini. Usai pertemuan, ChineseRd juga mengatur kunjungan delegasi UDINUS ke kantor pusat Tencent untuk merasakan langsung ekosistem inovasi teknologi Tiongkok.
Kesepakatan terkait program SKS ini menandai transformasi ChineseRd dari sekadar “penyedia pelatihan bahasa” menjadi “mitra resmi universitas luar negeri dalam pengembangan kurikulum berbasis kredit”. Inisiatif ini sekaligus membuka jalan bagi replikasi dan ekspansi model kerja sama serupa di pasar Indonesia maupun kawasan ASEAN.


Kunjungan Eksklusif Universitas Dian Nuswantoro Indonesia ke ChineseRd: Implementasi Kurikulum Bahasa Mandarin dan Upaya Mencetak Talenta Kelas Internasional

Categories: BLOG