Syarat HSK untuk Kuliah S1, S2, S3 di China: Apa Bedanya?

Published by chineserd on


Punya rencana kuliah di China dan masih bingung harus mencapai HSK level berapa Pertanyaan ini penting, terutama kalau kamu ingin mengambil program studi yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar. Pasalnya, syarat HSK untuk kuliah di China bisa berbeda antara jenjang S1, S2, dan S3, bahkan dapat berbeda lagi berdasarkan universitas dan program studi yang dipilih.

Secara umum, program S1 berbahasa Mandarin sering meminta HSK 4, sedangkan program S2 dan S3 umumnya membutuhkan HSK 5 atau lebih tinggi. Namun, angka tersebut bukan aturan yang berlaku untuk semua kampus. Ada universitas yang menetapkan skor lebih tinggi atau meminta persyaratan tambahan seperti HSKK. Jadi, kalau targetmu adalah kuliah di China, jangan hanya bertanya, “HSK 4 cukup atau tidak?” Lebih tepatnya, kamu perlu menentukan jenjang pendidikan, jurusan, universitas, dan bahasa pengantar terlebih dahulu. Artikel ini akan membahas perbedaan syarat HSK untuk S1, S2, dan S3 di China, sekaligus membantu kamu menentukan level Mandarin yang sebaiknya mulai dipersiapkan dari sekarang.


Apa Itu HSK dan Mengapa Penting untuk Kuliah di China?

HSK atau Hanyu Shuiping Kaoshi merupakan tes standar kemampuan bahasa Mandarin bagi penutur non-native. Sertifikat HSK digunakan sebagai salah satu indikator kemampuan bahasa Mandarin calon mahasiswa internasional. Dalam proses pendaftaran universitas di China, sertifikat ini dapat menjadi salah satu dokumen yang diminta, khususnya untuk program yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar. Sederhananya, semakin tinggi jenjang pendidikan dan semakin kompleks materi kuliahnya, kemampuan Mandarin yang dibutuhkan juga cenderung semakin tinggi. Misalnya:

  • S1: sering mulai dari HSK 4.
  • S2: banyak program meminta HSK 5.
  • S3: umumnya membutuhkan kemampuan Mandarin yang setara atau lebih tinggi dari S2, tergantung program.
  • Jurusan bahasa Mandarin: dapat meminta persyaratan lebih tinggi dibanding jurusan umum.

Namun, jangan menganggap level tersebut sebagai standar mutlak untuk seluruh universitas di China. Persyaratan resmi harus selalu dicek pada admission guide universitas dan program studi yang dituju.


Syarat HSK untuk Kuliah S1 di China

Untuk calon mahasiswa S1, persyaratan HSK biasanya lebih rendah dibandingkan jenjang pascasarjana. Pada sejumlah universitas, program S1 yang diajarkan dalam bahasa Mandarin menetapkan HSK 4 sebagai persyaratan minimum. Contohnya, Wenzhou University menetapkan HSK 4 atau lebih tinggi untuk program bachelor berbahasa Mandarin.

China University of Petroleum juga mencantumkan persyaratan HSK 4 dengan skor minimal 180 untuk program bachelor berbahasa Mandarin. Namun, ada universitas yang menetapkan standar lebih tinggi. Chongqing University, misalnya, untuk penerimaan S1 tahun 2026 menetapkan HSK 4 dengan skor minimal 210, sementara beberapa program tertentu dapat meminta HSK 5.

Jadi, HSK berapa untuk S1 di China?

Secara praktis, kamu bisa menjadikan:

Target minimum: HSK 4
Target lebih aman: HSK 5

Mengapa sebaiknya tidak berhenti di HSK 4?

Karena lolos persyaratan administrasi tidak selalu berarti kamu akan mudah mengikuti perkuliahan. Di kelas, kamu akan berhadapan dengan dosen, presentasi, buku teks, tugas, diskusi, dan istilah akademik dalam bahasa Mandarin.

Kalau kemampuanmu pas-pasan di batas minimum, kamu mungkin memenuhi syarat masuk, tetapi masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan bahasa akademik.

Jangan lupa persyaratan lain untuk S1

HSK bukan satu-satunya persyaratan kuliah S1 di China. Mulai tahun akademik 2026/2027, sejumlah universitas juga menerapkan China Scholastic Competency Assessment (CSCA) bagi calon mahasiswa internasional S1 sesuai ketentuan yang berlaku. Wenzhou University dan Chongqing University, misalnya, mencantumkan CSCA dalam persyaratan penerimaan mahasiswa internasional S1. Artinya, persiapan kuliah S1 di China sebaiknya tidak hanya fokus pada HSK.


Syarat HSK untuk Kuliah S2 di China

Untuk melanjutkan ke jenjang S2 atau master, tuntutan kemampuan bahasa biasanya lebih tinggi. Banyak universitas menetapkan HSK 5 sebagai salah satu syarat masuk untuk program master yang diajarkan dalam bahasa Mandarin, meskipun persyaratannya dapat berbeda menurut universitas dan program studi.

Sebagai contoh, Nanchang University mensyaratkan sertifikat HSK 5 yang masih berlaku bagi pelamar program pascasarjana berbahasa Mandarin sebelum memulai studi akademik. Chongqing Normal University juga mencantumkan HSK 5 dengan skor minimal 180 dalam informasi penerimaannya.

Beberapa universitas atau program meminta tingkat yang lebih tinggi. Communication University of China, misalnya, mensyaratkan HSK 6 dengan skor minimal 180, skor minimal 60 pada setiap bagian, serta HSKK Advanced dengan skor minimal 60 untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin.

Jadi, HSK berapa untuk S2 di China?

Gambaran sederhananya:

Target minimum yang umum: HSK 5
Target yang lebih kompetitif: HSK 5–6

Untuk S2, jangan hanya mengejar angka level HSK. Kamu juga perlu meningkatkan kemampuan memahami materi akademik.

Sebab, kuliah S2 biasanya melibatkan:

  • membaca jurnal dan literatur akademik;
  • menulis paper;
  • melakukan presentasi;
  • mengikuti diskusi kelas;
  • memahami terminologi bidang studi;
  • berkomunikasi dengan dosen pembimbing;
  • menyusun tesis.

Dengan kata lain, kemampuan Mandarin yang dibutuhkan bukan sekadar bisa melakukan percakapan sehari-hari.


Syarat HSK untuk Kuliah S3 di China

Untuk jenjang S3/PhD, persyaratan biasanya lebih kompleks, meliputi gelar master atau setara, kemampuan bahasa, proposal penelitian, surat rekomendasi, serta persetujuan atau komunikasi dengan calon pembimbing.

Untuk program berbahasa Mandarin, syarat HSK berbeda-beda sesuai universitas dan program. Misalnya, Chongqing Normal University mensyaratkan HSK 5 dengan skor minimal 180, sedangkan Communication University of China menetapkan HSK 6 dengan skor total minimal 180 dan HSKK Advanced minimal 60.

Jadi, tidak ada satu standar HSK yang berlaku untuk semua program S3 di China. Calon mahasiswa perlu mengecek persyaratan resmi universitas, program studi, tahun akademik, dan skema beasiswa yang dituju. Untuk program berbahasa Inggris, persyaratan bahasa umumnya menggunakan skor bahasa Inggris, dengan kemungkinan adanya ketentuan tambahan dari fakultas atau calon pembimbing.

Jadi, HSK berapa untuk S3?

Untuk persiapan, kamu dapat menggunakan patokan:

Target umum: HSK 5
Target ideal untuk program akademik yang kompetitif: HSK 6

Terutama jika penelitianmu banyak menggunakan sumber berbahasa Mandarin, kemampuan membaca dan memahami bahasa akademik menjadi sangat penting.


Perbedaan Syarat HSK S1, S2, dan S3

Agar lebih mudah dipahami, berikut gambaran umumnya:

JenjangKisaran syarat HSK yang umumTarget persiapan yang disarankan
S1HSK 4–5; beberapa program meminta skor minimum tertentuHSK 5
S2HSK 5–6; bidang dan universitas tertentu dapat menetapkan skor minimum atau HSKKHSK 5–6
S3HSK 5 atau lebih. dapat disertai skor minimum, HSKK, atau persyaratan dari fakultasHSK 6
Bahasa Mandarin, TCSOL, atau bidang terkaitSering meminta HSK 6; beberapa program juga meminta HSKK AdvancedHSK 6 dan, bila diwajibkan, HSKK Advanced

Catatan: Tabel ini hanya menjadi gambaran umum, bukan standar yang berlaku untuk seluruh universitas di China. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan universitas, program studi, tahun penerimaan, beasiswa, bahasa pengantar, skor minimum, masa berlaku sertifikat, dan kewajiban HSKK. Perlu dibedakan pula antara syarat masuk dan syarat kelulusan. Untuk program berbahasa Inggris, ketentuan HSK dapat berbeda atau lebih rendah.


Bagaimana Jika Kuliah di China Menggunakan Bahasa Inggris?

Jika memilih English-taught program, persyaratan bahasa utamanya biasanya berupa bukti kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS atau TOEFL, bukan HSK. Sebagai contoh, China University of Petroleum, Beijing mencantumkan IELTS minimal 6,5 atau TOEFL minimal 80 untuk program graduate yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Untuk program sarjana, persyaratannya dapat lebih rendah, yaitu IELTS minimal 6,0 atau TOEFL minimal 75.

Meski demikian, jangan langsung menyimpulkan bahwa HSK pasti tidak diperlukan. Sebagian universitas dapat tetap memberlakukan persyaratan Mandarin tertentu untuk kebutuhan akademik, komunikasi administratif, pembelajaran umum, atau kelulusan. Persyaratan tersebut tidak selalu merupakan syarat masuk dan dapat berbeda dari satu program ke program lainnya.

Sebagai contoh, ketentuan UIBE membedakan persyaratan bahasa untuk program Chinese-taught dan English-taught. Untuk program berbahasa Inggris, UIBE mencantumkan bukti kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL minimal 86 atau IELTS minimal 6,0, sedangkan program berbahasa Mandarin menggunakan persyaratan HSK. Dalam ketentuan tertentu, UIBE juga mencantumkan target HSK bagi mahasiswa internasional pada jenjang master dan doktor untuk keperluan kemampuan bahasa selama studi atau kelulusan.

Karena itu, sebelum mendaftar, periksa setidaknya empat hal:

  1. Bahasa pengantar resmi program.
  2. IELTS, TOEFL, atau bukti kemampuan bahasa Inggris yang diterima.
  3. Apakah HSK atau HSKK diwajibkan saat pendaftaran, selama studi, atau hanya untuk kelulusan.
  4. Skor minimum, masa berlaku sertifikat, pengecualian, dan ketentuan khusus program studi.

Kesimpulannya, untuk program berbahasa Inggris, IELTS atau TOEFL biasanya menjadi persyaratan utama, tetapi HSK tetap dapat muncul sebagai persyaratan tambahan atau target selama studi. Persyaratan final harus selalu diperiksa pada brosur penerimaan resmi universitas dan program yang dituju.


Apakah HSK 4 Cukup untuk Kuliah di China?

Jawabannya bergantung pada universitas, program studi, dan bahasa pengantar.

Untuk beberapa program S1 berbahasa Mandarin, HSK 4 dapat menjadi syarat minimum, bahkan ada universitas yang menetapkan skor minimal 180. Namun, program tertentu, terutama humaniora, komunikasi, bisnis, dan bidang yang membutuhkan kemampuan bahasa tinggi, dapat mensyaratkan HSK 5 atau HSK 6 sejak awal pendaftaran.

Perlu diingat, HSK 4 belum tentu cukup untuk mengikuti perkuliahan dengan nyaman. Kamu tetap harus memahami materi dosen, membaca buku akademik, menulis tugas, berdiskusi, dan menguasai istilah khusus dalam bahasa Mandarin.

Bahkan, beberapa universitas dapat menerima HSK 4 saat masuk, tetapi mewajibkan mahasiswa meningkatkan kemampuan hingga HSK 5 selama tahun pertama. Tsinghua University, misalnya, menerapkan ketentuan serupa pada program tertentu.

Karena itu, jika targetmu kuliah dalam bahasa Mandarin, strategi yang lebih aman adalah:

  • HSK 4 sebagai kemungkinan ambang pendaftaran untuk sebagian program.
  • HSK 5 sebagai target kesiapan akademik yang lebih realistis.
  • HSK 6 sebagai target untuk program yang lebih kompetitif atau bidang dengan tuntutan membaca, menulis, dan komunikasi akademik yang tinggi.

Strategi tersebut tetap perlu disesuaikan dengan jurusan dan universitas yang dituju. Periksa bukan hanya level HSK, tetapi juga skor total, skor minimum tiap bagian, HSKK, masa berlaku sertifikat, dan apakah universitas mewajibkan peningkatan level setelah mahasiswa diterima.

Kesimpulannya, HSK 4 bisa cukup untuk masuk ke sebagian program S1, tetapi belum tentu cukup untuk menjalani dan menyelesaikan kuliah dengan nyaman. HSK 5 atau lebih merupakan target yang lebih aman untuk program berbahasa Mandarin, sedangkan persyaratan final tetap bergantung pada universitas dan program studi.

Apakah Skor HSK Juga Penting?

Ya. Saat memeriksa persyaratan kuliah di China, jangan hanya melihat level HSK; perhatikan juga skor total dan, jika ada, skor minimum pada setiap bagian.

Dua universitas atau dua program dapat sama-sama meminta HSK 4, tetapi menetapkan skor minimum yang berbeda. Chongqing University, misalnya, dalam panduan penerimaan sarjana 2026 mensyaratkan HSK 4 dengan skor minimal 210 untuk program berbahasa Mandarin tertentu, sementara beberapa program lain menetapkan HSK 5.

Selain level dan skor total, beberapa program dapat meminta:

  • HSKK;
  • skor minimum pada bagian menyimak, membaca, menulis, atau berbicara;
  • sertifikat HSK yang masih memenuhi masa berlaku yang ditentukan;
  • level HSK yang lebih tinggi untuk jurusan tertentu;
  • bukti bahwa pendidikan sebelumnya menggunakan bahasa Mandarin atau bahasa Inggris, jika dokumen tersebut diterima sebagai pengecualian atau pengganti persyaratan bahasa.

Sebagai contoh, program tertentu di Chongqing University meminta HSK 4 dengan skor 210 sekaligus HSKK Intermediate minimal 70. Ini menunjukkan bahwa persyaratan bahasa tidak selalu dapat diringkas hanya dengan “HSK 4”.

Jadi, saat mencari kampus, jangan hanya menulis “HSK 4” di catatanmu. Catat secara lengkap:

HSK level + skor total minimum + skor minimum tiap bagian + HSKK + masa berlaku + bahasa pengantar + persyaratan program studi dan tahun penerimaan.

Kesimpulannya, informasi awal sudah benar. Perbaikan utamanya adalah menegaskan bahwa HSKK dan bukti bahasa pengantar merupakan persyaratan yang dapat berlaku pada program tertentu, bukan persyaratan universal untuk semua mahasiswa internasional.


Berapa Lama Persiapan HSK untuk Kuliah di China?

Tidak ada durasi belajar HSK yang berlaku sama untuk semua orang. Lama persiapannya sangat bergantung pada kemampuan Mandarin saat ini, target HSK, waktu belajar yang tersedia, dan kebutuhan program studi yang ingin dituju.

Kalau kamu benar-benar mulai dari nol, sebaiknya jangan langsung memaksakan target HSK 5 dalam waktu singkat. Bangun kemampuan secara bertahap agar fondasi Mandarin kamu cukup kuat untuk mengikuti materi di level berikutnya. Pada tahap awal, fokuslah pada pinyin, nada, kosakata dasar, struktur kalimat, percakapan sehari-hari, serta karakter Hanzi. Fondasi ini akan membantu kamu memahami pola bahasa sebelum masuk ke materi HSK yang lebih kompleks.

Setelah dasar Mandarin mulai terbentuk, kamu bisa mulai mengarahkan pembelajaran ke HSK 3 dan HSK 4. Di tahap ini, kosakata perlu diperluas, kemampuan listening dan reading mulai ditingkatkan, grammar diperdalam, dan latihan soal HSK mulai dilakukan secara rutin. Bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti perkuliahan dalam bahasa Mandarin, tahap ini penting karena kamu mulai membangun kemampuan memahami bahasa secara lebih akademis.

Jika targetmu HSK 5, tingkat kesulitannya akan meningkat. Kamu akan berhadapan dengan kosakata yang lebih banyak, bacaan yang lebih panjang, struktur kalimat yang lebih kompleks, serta materi yang semakin dekat dengan penggunaan bahasa dalam konteks akademik. Bagi calon mahasiswa S2 atau S3, kemampuan di level ini dapat menjadi fondasi yang lebih kuat untuk memahami materi kuliah dan berkomunikasi dalam lingkungan akademik.

Sementara itu, HSK 6 bisa menjadi target lanjutan bagi kamu yang membutuhkan kemampuan Mandarin lebih tinggi. Pada tahap ini, fokus belajar sebaiknya tidak lagi sekadar mengejar skor ujian. Kamu juga perlu membiasakan diri membaca teks yang lebih kompleks, memahami informasi dalam bahasa Mandarin, menyampaikan pendapat, dan menggunakan kosakata sesuai konteks akademik atau profesional.

Jadi, daripada menentukan target seperti “harus lulus HSK dalam enam bulan”, lebih baik sesuaikan waktu persiapan dengan kemampuan awal dan tujuan kuliahmu. Target akhirnya bukan hanya mendapatkan sertifikat HSK, tetapi memiliki kemampuan Mandarin yang benar-benar siap digunakan untuk belajar dan menjalani kehidupan di China.


Jangan Tunggu Sampai Dapat Kampus Baru Belajar Mandarin

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan calon mahasiswa adalah baru mulai serius belajar Mandarin setelah menentukan universitas. Padahal, proses belajar bahasa membutuhkan waktu.

Misalnya, kamu menargetkan kuliah S1 di China tahun depan dan kampus tujuan meminta HSK 4. Jika kemampuanmu masih pemula, kamu perlu memperhitungkan waktu untuk belajar, mengikuti ujian, mendapatkan hasil, dan menyiapkan dokumen aplikasi. Lebih baik mulai dari sekarang.

Dengan persiapan lebih awal, kamu punya waktu untuk:

  • membangun fondasi Mandarin;
  • mengikuti kelas secara rutin;
  • mencoba simulasi HSK;
  • mengetahui kelemahanmu;
  • mengulang materi yang belum dikuasai;
  • mengikuti ujian HSK sebelum deadline pendaftaran;
  • meningkatkan level jika kampus tujuan memiliki persyaratan lebih tinggi.

Cara Memilih Target HSK Sesuai Rencana Kuliah

Supaya tidak salah target, gunakan pola sederhana berikut.

Kalau targetmu S1:

Mulai dengan target HSK 4, lalu pertimbangkan meningkatkan kemampuan menuju HSK 5 agar lebih siap mengikuti perkuliahan.

Kalau targetmu S2:

Jadikan HSK 5 sebagai target utama. Jika program studi atau universitas yang dituju lebih kompetitif, pertimbangkan HSK 6.

Kalau targetmu S3:

Jangan hanya mengejar sertifikat HSK. Fokus juga pada kemampuan Mandarin akademik, terutama membaca, menulis, presentasi, dan diskusi sesuai bidang penelitian.

Kalau targetmu jurusan bahasa Mandarin:

Pertimbangkan target HSK 6 karena tuntutan bahasanya biasanya lebih tinggi.


Siap Persiapkan HSK untuk Kuliah di China?

Memahami syarat HSK untuk kuliah S1, S2, dan S3 di China adalah langkah awal. Tantangan berikutnya adalah mempersiapkan kemampuan Mandarin sampai mencapai level yang dibutuhkan. Secara umum, kamu bisa menggunakan gambaran berikut:

S1 → mulai target HSK 4
S2 → mulai target HSK 5
S3 → target HSK 5–6
Program atau jurusan tertentu → bisa membutuhkan HSK 6 atau HSKK

Tetapi ingat, persyaratan setiap universitas dapat berbeda. Beberapa kampus menetapkan skor HSK tertentu, meminta HSKK, atau memiliki persyaratan bahasa tambahan. Bahkan, pada penerimaan terbaru, sejumlah universitas juga mencantumkan persyaratan lain seperti CSCA untuk calon mahasiswa S1 internasional.

Karena itu, strategi terbaik bukan sekadar “lulus HSK”, tetapi mempersiapkan kemampuan Mandarin sesuai tujuan akademikmu.

Kalau kamu sedang menargetkan kuliah di China, Chineserd bisa menjadi pilihan untuk mulai belajar Mandarin secara online dengan lebih terarah. Kamu dapat mempersiapkan fondasi Mandarin sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan untuk mengejar target HSK.

Jangan tunggu sampai deadline pendaftaran semakin dekat. Mulai persiapan Mandarin dari sekarang dan tentukan target HSK sesuai universitas serta jenjang kuliah yang kamu incar.


Mulai perjalanan belajar di ChineseRd

testimoni kursus mandarin
  • Kurikulum terbaru sesuai HSK 3.0 (New HSK)
  • Kelas online live interaktif bersama pengajar profesional
  • Preview video pembelajaran sebelum bergabung
  • Rekaman kelas yang bisa diputar kembali kapan saja
  • Sertifikat kursus resmi
  • AI Speaking Test untuk melatih kemampuan berbicara
  • AI Essay Review untuk meningkatkan kemampuan menulis
  • Study Report agar perkembangan belajar dapat dipantau secara berkala
  • Cocok untuk pemula hingga tingkat lanjutan, termasuk persiapan HSK dan HSKK

Dengan metode belajar yang sistematis dan banyak latihan praktik, ChineseRd siap membantu kamu menguasai grammar bahasa Mandarin dengan lebih percaya diri dan efektif.

Yuk, mulai belajar bahasa Mandarin bersama ChineseRd! Dari nol hingga mahir, ChineseRd siap mendampingi perjalananmu meraih beasiswa studi ke China maupun karier impian di perusahaan ternama. 1 juta+ lulusan di seluruh dunia telah membuktikannya sekarang saatnya giliran kamu! Siap wujudkan mimpimu? Klik tombol WhatsApp di bawah sekarang dan amankan PROMO SPESIAL hari ini sebelum kuota habis!


Categories: BLOG

2 Comments

HSK 4 vs HSK 5: Mana yang Lebih Aman untuk Daftar Universitas China? – chineserd · Ogos 14, 2026 at 1:17 pm

[…] kamu sedang mempersiapkan diri untuk kuliah di China, kemungkinan besar kamu sudah pernah mendengar tentang HSK 4 dan HSK 5. Keduanya sering […]

Beasiswa Penuh vs Biaya Sendiri Kuliah ke China: Mana yang Lebih Realistis? – chineserd · Ogos 18, 2026 at 1:26 pm

[…] sisi lain, kuliah dengan biaya sendiri menawarkan proses yang lebih fleksibel. Anda tidak perlu bergantung pada hasil […]

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *